Tips

Tips Cara Merawat Mobil Matik untuk Pemula

Mobil matic memang memiliki kekhasannya sendiri ketimbang mobil dengan transmisi manual. Yang menjadi kekhasannya salah satunya adalah perawatannya yang sedikit berbeda dengan mobil manual. Apalagi mobil matik dikatakan memiliki biaya lebih mahal apabila terjadi kerusakan. Nah berikut ini ada beberapa cara merawat mobil matik untuk menghindari kerusakan.

Selalu Panaskan Mesin Sebelum Digunakan

Tidak hanya mobil matik saja atau mobil, tips untuk selalu memanaskan mobil sebelum digunakan sangat disarankan. Tips ini tidaklah sepele, jika Anda tidak memanaskan mobil sebelum digunakan ada kemungkinan mesin matic jadi terganggu. Oleh karena itu, sebagai tips cara merawat mobil matik yang pertama adalah selalu memanaskan mobil setiap pagi.

Sebagai tips tambahan, selalu pastikan tuas transmisi mobil matic sedang berada di posisi ā€˜Nā€™ atau Netral (Netral) agar mobil tidak melaju tanpa disadari.

Gunakan Persneling Sesuai Fungsinya

Tips selanjutnya adalah hindari menggunakan Persneling P atau parkir sebelum mobil belum benar-benar berhenti. Apabila Anda kerap melakukannya, hal tersebut dapat merusak bagian persneling mobil. Tips lainnya, jika Anda dalam posisi sedang akan memarkirkan mobil, hindari juga memasukkan persneling ā€˜Dā€™ atau Drive.

Alasannya karena cara ini dapat mengakibatkan kerusakan kopling mobil yang diakibatkan karena persneling tidak digunakan sesuai dengan fungsinya. Pastikan Anda menggunakan Persneling sesuai dengan fungsinya.

Ganti Oli

Tak hanya kendaraan jenis lain, penggantian oli secara teratur sangatlah penting untuk merawat mobil matic. Lebih direkomendasikan lagi jika Anda sering bepergian jarak jauh. Apabila Anda sering melewatkan penggantian oli dalam jangka waktu yang dianjurkan, sistem transmisi mobil bisa rusak karena kurangnya pelumasan. 

Baca juga :  Mobil Cutting Sticker, Perhatikan Ini Sebelum Ikuti Trendnya!

Untuk rekomendasi penggantian oli mobil matik adalah diganti untuk setiap jarak tempuh 80.000 KM sampai 100.000 KM. Selain itu, sebagai tips tambahan jangan gunakan oli yang sama dengan mobil transmisi manual. Ada baiknya jika Anda menggunakan oli khusus untuk mobil matik karena memang jenis olinya yang berbeda dengan oli mobil manual.

Sebagai informasi tambahan, semakin tua usia oli mobil, maka kekentalan dan viskositas oli akan menurun yang dapat membuat gesekan antara kanvas kopling akan semakin keras. Hal ini fatal apalagi untuk kendaraan mobil matik. Apabila terjadi kerusakan, akan muncul gejala seperti kopling selip karena tidak berimbangnya putaran mesin dan laju mobil.

Apabila Anda mulai merasakan gejala tersebut, sangat disarankan untuk Anda agar segera membawa mobil matik Anda ke bengkel resmi untuk dicek dan juga mungkin langkah perawatan. Jangan paksakan untuk berkendara jarak jauh apabila kondisi ini terjadi pada kendaraan Anda.

Servis Berkala

Selain melakukan penggantian oli secara berkala dan juga dalam kondisi tertentu, yang juga menjadi pasangannya adalah servis berkala kendaraan Anda. Hal ini penting untuk memperbaiki kondisi kendaraan sehingga selalu fit. Tak terkecuali servis berkala ini juga sebagai sarana untuk mengecek apakah perlu penggantian part yang mungkin Anda ketahui.

Servis berkala mesin mobil matic juga seringkali sudah menjadi hal wajib oleh setiap aturan garansi mesin yang diberikan oleh produsen. Jadi, ada baiknya jika Anda mengikuti saran tersebut dari produsen kendaraan.

Itulah beberapa tips cara merawat mobil matik yang bisa Anda ikuti. Tidak hanya sekedar saran, namun hal diatas mungkin sudah menjadi aturan tidak tertulis untuk merawat kendaraan matik Anda agar tidak mengalami kerusakan yang parah. Jangan lupa kunjungi carandtech.com untuk mendapatkan tips seputar kendaraan yang pasti akan bermanfaat. Tetap aman berkendara!

Baca juga :  Tips Memilih dan Menawar Mobil Bekas Incaran

Leave a Comment